Foto: Geopark Belitung, Geosite Tanjung tinggi

Geopark Belitong Akan di Revalidasi, Terkait Isu Kapal Isap, (BP) Geopark Belitong Tetap Pertahankan Status (UGG)

Belitung,Belitungterkininews.Com- Kepala Badan Pengelola (BP) Geopark Belitong MZ Hendra Caya Sebut status Geopark Belitong akan dilakukan Revalidasi Oleh UNESCO, 29/03/23.

MZ Hendra Caya mengatakan, Revalidasi status Geopark Belitong selama 4 tahun sekali, Maka pada tahun 2024 Revalidasi harus dilakukan, untuk melihat apakah Belitong masih layak menjadi UNESCO Global Geoprak (UGG).

“Revalidasi itu melihat kembali apa yang sudah ditetapkan terhadap kegiatan-kegiatan daerah Geopark”, Katanya.

Selanjutnya Kepala Badan Pengelola (BP) Geopark Belitong menyebutkan, Taman Bumi ini harus kita lestarikan, yang akan menjadi tempat penelitian oleh UNESCO.

“Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari devisi Geologi, biodiversity, flora fauna, geo culture dan juga harus menambah geosite-geosite lainnya di daerah perdesaan”, Ucap MZ Hendra Caya.

Selanjutnya MZ Hendra Caya menjelaskan terkait dengan Validasi tersebut sudah mulai persiapan, sudah di rapatkan dan mungkin tanggal 5 bulan depan akan datang tim dari pusat. Dan kita sedang siapkan surat, jadi nanti ada FGD untuk Revalidasi yang melibatkan seluruh kementrian lembaga pusat.

Kita di Pemerintah Daerah, bukan hanya dari desa dan dari Komunitas HKM yang ada, tapi kita minta apa dukungan dari pemerintah pusat terhadap kita, supaya bisa mensupport saat Revalidsi nanti,” Ujarnya.

Selain itu terkait isu kapal isap yang akan beroperasi di Belitung Timur terhadap pengaruh dari Revalidasi Geoprak, pihaknya harus memahami, Karena berbicara (UGG) bukan berarti tidak boleh adanya aktifitas tambang.

BACA JUGA :

“Menambang itu silahkan asal dia sesuai dengan good meaning, pertambangan yang baik sesuai dengan aturan tidak mengganggu lingkungan secara keseluruhan, tetap harus memperhatikan lingkungan, tidak merusak ke yang lainnya”, Ucap MZ Hendra Caya.

Lanjut MZ Hendra Caya menegaskan, kalau di daerah wisata, (BP) Gaopark tidak akan memberikan izin tambang, kalaupun ada tambang harus pada zona-zonanya, dan jangan mengganggu daerah-daerah yang menjadi (UGG) Belitong.

“Seperti halnya, kapal isap yang berada di Belitung Timur, dekat Geosite Pulau Buku Limau. “Itu masih pertimbangan, dan masukan kita, ketika ada lokasi geosite jangan diganggu.

“Apapun, Badan Pengelola Geopark Belitong tetap akan mempertahankan status Geopark Belitong, Krena tidak mudah mendapatkan status UNESCO Global Geopark bagi daerah kepulauan”, Tegasnya.(Red)


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *